Padangsidimpuan – Dana Organisasi
Mahasiswa (Ormawa) di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syahada
Padangsidimpuan hingga kini tak kunjung disalurkan. Alasan administrasi terus
menjadi penghalang, meskipun pengurus Ormawa telah berulang kali merevisi
berkas sesuai permintaan pihak terkait.
Sejak awal tahun, Ormawa di
lingkungan FDIK telah mengajukan pencairan dana untuk menjalankan berbagai
program kerja, termasuk kegiatan akademik, pelatihan, dan pengabdian
masyarakat. Namun, hingga saat ini, dana yang dinanti belum juga diterima.
Setiap kali pengurus Ormawa mempertanyakan pencairan, mereka hanya mendapat
jawaban yang sama: revisi administrasi masih diperlukan.
"Kami sudah berkali-kali
memperbaiki berkas sesuai arahan, tapi tetap saja ada alasan lain yang
menghambat pencairan. Ini jadi pertanyaan besar bagi kami," ujar salah
satu pengurus Ormawa yang enggan disebutkan namanya.
Situasi ini menimbulkan spekulasi
di kalangan mahasiswa. Apakah memang ada kendala administrasi yang belum
terselesaikan, atau ada faktor lain yang membuat dana ini tertahan? Sebagian
mahasiswa mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan dana di tingkat
fakultas.
"Kami hanya ingin kejelasan.
Kalau memang ada alasan lain selain administrasi, seharusnya dijelaskan secara
terbuka. Jangan sampai ada kesan dana ini sengaja diperlambat atau ada
kepentingan tertentu di baliknya," tambah seorang mahasiswa lainnya.
Pengurus Ormawa berharap pihak
fakultas segera memberikan kejelasan dan solusi konkret agar kegiatan mahasiswa
tidak terus terhambat. Jika masalah ini berlarut-larut tanpa kejelasan, bukan
tidak mungkin mahasiswa akan mengambil langkah lebih tegas untuk menuntut hak
mereka.
Transparansi dan akuntabilitas
dalam pengelolaan dana mahasiswa adalah hal yang sangat penting. Mahasiswa
sebagai bagian dari institusi berhak mengetahui alasan pasti di balik
keterlambatan pencairan dana. Apakah benar hanya karena kendala administrasi, atau
ada sesuatu yang lebih dari itu?

Posting Komentar